Rajab Berkah Mengalir, UPZ An-Nur Rejasari Himpun Donasi, Tebar Infak dan Zakat untuk Umat

    Rajab Berkah Mengalir, UPZ An-Nur Rejasari Himpun Donasi, Tebar Infak dan Zakat untuk Umat
    Rajab Berkah Mengalir, UPZ An-Nur Rejasari Himpun Donasi, Tebar Infak dan Zakat untuk Umat

    PURWOKERTO BARAT - Mengawali bulan mulia Rajab, UPZ An-Nur Mushola An-Nur Rejasari, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, kembali menggelar kegiatan rutin silaturahmi dan pengajian bulanan yang dirangkai dengan penghimpunan serta penyaluran infak dan zakat umat.

    Kegiatan itu  berlangsung khidmat pada Ahad sore (28/12/2025), di Mushola An-Nur Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas.

    Kegiatan ini diikuti oleh pengurus UPZ, jamaah, serta warga masyarakat sekitar. 

    Seperti biasanya, UPZ An-Nur menghadirkan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banyumas, H. Kodir, S.H.I., M.Pd., sebagai pengisi pengajian rutin.

    Dalam tausiyahnya, H. Kodir mengulas keutamaan bulan Rajab dan Sya’ban sebagai momentum pensucian niat dan peningkatan amal, dengan penjabaran makna doa yang masyhur:

    “اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان”

    (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami ke bulan Ramadan). Aamiin

    Doa tersebut dimaknai sebagai ikhtiar ruhani agar umat Islam mempersiapkan diri secara iman, ibadah, dan kepedulian sosial sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

    Ketua UPZ An-Nur Rejasari, Asmah Asiyah, menegaskan bahwa pengajian rutin bukan hanya majelis ilmu, tetapi juga ruang membangun kesadaran berbagi di tengah masyarakat.

    “Pengajian ini menjadi sarana mendekatkan UPZ dengan jamaah. Dari majelis inilah tumbuh kesadaran berinfak, berzakat, bersedekah dan peduli kepada sesama, terutama di bulan-bulan mulia seperti Rajab dan Sya’ban, ” tutur Asmah Asiyah.

    Pada kesempatan itu, UPZ An-Nur berhasil menghimpun donasi kemanusiaan yang akan disalurkan untuk Aceh dan wilayah terdampak bencana  lainnya. Donasi yang terkumpul antara lain:

    1. Dari Jamaah Mushola Baiturrahmat Rejasari sebesar Rp1.100.000,
    2. Masjid Al Isti’anah sebesar Rp500.000,
    3. Serta titipan infak dari jamaah pengajian yang hadir Rp92.000,  dititipkan melalui pengurus UPZ.

    Penyerahan donasi infak untuk Aceh dilakukan secara simbolis oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Sudibyo, warga RT 002 RW 001 Rejasari, yang juga selaku Ketua Takmir Mushola Baiturrahmat sekaligus Sekretaris Masjid Al Isti’anah, kepada pengurus UPZ An Nur.

    Selain itu, UPZ An-Nur juga menyerahkan kaleng infak sebagai simbol gerakan sedekah yang berkelanjutan kepada Ibunda Trima, warga RT 001 RW 001 Rejasari, Purwokerto Barat, yang sekaligus menunaikan zakat penghasilannya melalui UPZ An Nur.

    Penasehat dan Pembina UPZ Mushola An-Nur, Ust. Daryanto, menjelaskan bahwa keterlibatan jamaah dalam bersedekah dan berinfak lahir dari proses pembiasaan dan kedekatan emosional melalui pengajian.

    “Ibunda Trima tertarik akan berinfak setelah rutin mengikuti pengajian. Ada teman yang mengarahkan agar infak dan zakat disalurkan melalui UPZ An-Nur. Dari situ tumbuh kepercayaan dan keikhlasan untuk berbagi, apalagi selalu adalah laporan melalu pemberitaan yang terbuka untuk publik.” ungkap Ust. Daryanto.

    Ia menambahkan, Ibunda Trima saat ini menjalankan usaha penjualan baju secara daring serta menerima pesanan aneka jajanan dan kue kering, yang menjadi sumber penghidupan keluarga.

    “Inilah yang kami harapkan. Dari pengajian lahir kesadaran beribadah, dari ibadah tumbuh kepedulian sosial, ” tegasnya.

    Rangkaian acara pengajian berlangsung sebagaimana agenda rutin bulanan UPZ An-Nur, dimulai dengan pembukaan, pembacaan dzikir dan shalawat, pengajian inti, penyerahan infak dan zakat secara simbolis, hingga doa penutup.

    Menutup kegiatan, Asmah Asiyah berharap gerakan kecil ini terus menumbuhkan manfaat luas.

    “Semoga keberkahan bulan Rajab dan Sya’ban ini menguatkan ukhuwah, menggerakkan kepedulian, dan membawa manfaat nyata bagi umat, ” pungkasnya.

    UPZ Mushola An-Nur Rejasari meyakini, keberkahan zakat, infak, dan sedekah bukan diukur dari besar kecilnya nominal, melainkan dari istiqamah mengamalkan dan merutinkannya. Dari langkah kecil yang konsisten dan ikhlas inilah lahir gerakan cinta berbagi yang menguatkan iman, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan manfaat nyata bagi umat.

    (Djarmanto-YF2DOI)

    purwokerto barat upz an nur rejasari banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Guyub Yasin Tahlil Doa Keluarga dan Warga...

    Artikel Berikutnya

    Satu Niat Satu Khidmad, Panitia Amaliah...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025
    Dua Pengusaha Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra Divonis Penjara Kasus Korupsi Suap Hutan Inhutani V

    Ikuti Kami